Aneka

my story blogs

Cara beternak belut sawah

Beternak belut sawah sama seperti beternak ikan air tawar. Yang membedakannya adalah belut lebih gampang stress bila perlakuan kita kurang hati hati.

Cara Beternak Belut Sawah

Belut sawah bisa kita ternak dengan cara yang benar untuk menghasilkan belut yang sesuai harapan. Panen cepar dan hasilnya bagus.

1. Bibit
Beternak apa saja bila bibit kita bagus, anakan akan menjadi bagus karena gen dari indukan yang akan menurun ke anakan. Jadi usahakan memilih indukan yang sehat dan lincah.

Karena bila kita memilih indukan yang kurang sehat, belut akan susah untuk dikembangkan dan dapat kawin cepat dan menghasilkan anakan yang banyak.

2. Makanan
Usahakan untuk memberikan makan rutin dengan waktu pemberikan makan pada sore hari. Pakan juga minimal 2 - 5 % dari berat tubuh belut tersebut. Karena belut akan memakan belut lain bila kita tidak memberikan pakan kurang dari kebutuhannya.

Beri makanan antara lain cacing tanah, bekicot yang sudah di cincang, ikan kecil, kecebong ( anak katak ) sebagai sumber protein untuk belut tersebut.

3. Air
Ganti air setiap 1 hari sekali, karena belut akan banyak mendongakkan kepalanya bila air pada kolam atau tong sangatlah kotor dan sudah banyak tercampur dengan feses.

Gantilah tiga perempat air pada pagi hari untuk menjaga kualitas air dan kelembapan air. Semakin bersih air pada kolam atau bak pemeliharaan, belut akan semakin sehat dan lincah.

4. Kolam
Usahakan belut dipelihara pada tempat yang nyaman dan gelap atau terhindar dari sinar matahari. Berilah tempat berteduh bila memang posisi kolam pada ruangan terbuka. Karena belut akan aktif pada malam hari dan tidak begitu suka pada tempat yang terang.

Belut termasuk hewan nopturnal yang akan mencari makan dan aktif pada malam hari. Jadi usahakan pada malam hari kolam selalu dalam keadaan gelap, supaya belut bisa mencari makan dengan nyaman dan akan selalu betah.

Pemeliharaan